Heboh.....
belakangan ini marak banget berita mengenai tindak kriminalitas mutilasi.
masih baru dalam ingatan kita tentang kasus mutilasi yang dilakukan aktor gadungan Ryan. doi emang pinter banget dalam mempraktekkan kejahatannya. seperti seorang aktor yang profesional, Ryan mampu menyembunyikan kejahatannya sampai bertahun2. motifnya karena percintaan yang telarang. ada juga yang bilang klo itu hanya alibi dia untuk menyembunyikan motif dia yang ingin menguasai harta milik korban. secara prikemanusiaan, tingkahnya emang luar biasa kelewatan. untungnya pak polisi kita mampu mengungkap kasusnya setelah korban pertama Ryan ditemukan. dan berlangsung hanya dalam beberapa hari, polisi mampu mengungkap hampir semua kejahatannya berikut jumlah korbannya yang berjumlah 11 orang. kita beri applause untuk bapak2 polisi kita yang mampu mengungkap kasus Ryan dengan sigap. bahkan saking heboh cerita n terkenalnya doi, sampai dimuatkan film yang melatarbelakangi kejahatannya ( udah pada nonton belum?)
belum lagi kasus2 lain yang serupa. di tahun 2008 aja udah ada 14 kasus. seenggaknya untuk saat ini.bahkan dalam bulan januari aja ada 7 kasus.itu baru satu bulan chuy. dan yang paling terbaru, kasus mutilasi yang mayatnya ditaro dalam bus mayasari bakti. pada tau beritanya kan?sadis nian....
sebenarnya apa sih yang melatarbelakangi para mutilator dalam menjalankan kegillaannya itu????
beberapa orang berpendapat, dengan cara memutilasi korban akan menyulitkan polisi dalam menyiduk kasusnya. karena sidik jari dan bukti2 lainya hilang atau terpisah dari jasad korban. motifnya juga beragam. ada yang masalah ekonomi, percintaan, dendam dll.
masalah psikologi pelaku juga memicu pelaku untuk melakukan kejahatan pada taraf yang luar biasa. ada kesenangan sendiri bagi pelaku dalam melakukan kejahatannya. psikologis seseorang memang mudah labil. apalagi dijaman serba sulit kaya gini. orang2 mulai menjauhi yang namanya moral dan agama. agama itu paling penting. itulah benteng pertahanan kita yng paling kuat. katanya bangsa ini adalah bangsa yang beragama seperti dalam sila pancasila. tapi nyatanya banyak dari kita yang mengesampingkan urusan agama. padahal semestinya jika setiap orang mendalami agamanya masing2, suer negri ini aman bo'.
apa yang lebih awal dirubah dari karakter bangsa ini? jika terus2an kaya gini, kasian juga tuh pahlawan yng udah setengah mampus memperjuangkan kemerdekaan untuk ketentraman bangsa ini.
malah makin kesini kok makin banyak orang sakit yang menteror ketentraman kita.?????
btw gw mw tanya satu hal,Ryan divonis mati apa seumur hidup sih?